Kamis, 01 Januari 2009

Efek Samping Teknologi Komputer

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir….

Jim Cartlon, seorang wartawan Wall Street Journal, baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika. Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira. Berikut petikan keluhan2 konsumen yang super konyol & “super moron” itu :

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) takut dengan mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik. Takut diserang mouse komputer?

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara memegang kertas yang akan di fax di depan monitor, sambil menekan tombol “SEND” di layar.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, dan membilasnya dengan air, lalu menjemurnya. “

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang konsumen :Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?Novell : Ya, bisa dibantu?Penelepon : Tatakan cangkir di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya?Novell : Tatakan cangkir? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?Penelepon : Tidak. Tatakan cangkir ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa terbahak-bahak. ..)

Kamis, 18 Desember 2008

5 Aplikasi Pembuatan CD/DVD Terbaik


Selain pusat informasi dan hiburan, internet juga merupakan sebuah media yang sangat memudahkan kita untuk saling berbagi data dengan teman, keluarga dan rekan kerja. Tetapi bukan berarti CD dan DVD sudah menjadi bagian dari masa lalu. Berapa harga sekeping CD kosong? CD/DVD juga bisa digunakan di mana saja. Selain itu, hampir semua media penulis CD/DVD yang tersedia sekarang hanya membutuhkan waktu yang sangat untuk menulis sebuah kepingan. Apalagi jika didukung dengan aplikasi yang tepat. Di bawah ini, terdapat 5 aplikasi yang menjadi favorit para pengunjung Lifehacker. Mari kita bahas satu per satu.
InfraRecorder (Windows)
InfraRecorder (IR) merupakan sebuah aplikasi penulis CD/DVD open-source untuk Windows. IR dapat memenuhi hampir semua kebutuhan optikal termasuk menulis konten ke CD/DVD, menyalin CD/DVD, membuat CD audio, menulis video, menghapus konten CD/DVD dan lain-lain. Selain itu, memori yang dibutuhkan IR juga sangat kecil. IR juga tersedia dalam versi portable yang bisa Anda bawa pada USB.


ImgBurn (Windows/Linux)
ImgBurn (IB) bisa diandaikan sebagai pisau Swiss serba guna. IB bisa menulis data dari dan ke berbagai format seperti CD audio, ISO, video DVD, dan bahkan HD-DVD, dan Blu-ray. Sebagai tambahan IB juga dapat mengubah sebuah CD menjadi image. IB sangat cepat, mudah digunakan dan tidak memerlukan biaya sepeser pun. Aplikasi ini masih terus dikembangkan secara aktif oleh tim yang pernah menciptakan aplikasi DVD Decrypter yang sangat populer.

K3b (Linux)
K3b (yang merupakan singkatan dari KDEBurn Baby Burn) adalah sebuah aplikasi open-source untuk Linux. Sama seperti aplikasi lainnya, K3b menyediakan fungsi standar seperti membuat CD audio, data, image dan menyalin CD/DVD. Bagi para pecinta film, K3b bahkan bisa me-rip DVD Anda ke hard drive (HD) dalam format DivX atau Xvid. Jika Anda menggunakan sistem operasi Linux, K3b benar-benar merupakan yang aplikasi optikal yang paling populer.

CDBurnerXP (Windows)
CDBurnerXP (CDBXP) merupakan perangkat lunak gratis khusus untuk Windows. Walaupun namanya menggunakan istilah "XP", aplikasi ini tetap bisa bekerja pada Vista, 2000, 2003 server dan XP sendiri. Bukan hanya CD/DVD, CDBXP juga memungkinkan untuk HD DVD dan Blu-ray. Sedikit banyak, fiturnya mirip dengan ImgBurn, tetapi membutuhkan .NET Framework 3.5.

Nero (Windows/Linux)
Nero 9 mungkin merupakan satu aplikasi yang paling kita kenal (dan salah satu aplikasi yang paling banyak dibajak). Banyak kritikus yang mengeluhkan lambatnya Nero dan berukuran besar (370MB untuk diunduh, membutuhkan hard disk sebesar 2GB dan waktu instalasi yang panjang).

Tetapi para penggemar berargumen bahwa pengguna sebenarnya bisa menginstal bagian yang mereka butuh saja sehingga tidak membutuhkan kapasitas yang terlalu besar. Nero 9 merupakan sebuah shareware seharga US$80 (uji coba gratis di sini) dan khusus untuk Windows (membutuhkan .NET 3.0). Pengguna Linux bisa mencoba Nero Linux seharga US$25.

Nero burning ROM

Ok, yang mana favorit Anda? Atau masih ada pendapat lain? Silakan utarakan secara bebas pada di komentar di bawah ini.

Update: tambahan aerialsky
BurnAware Free
Aplikasi burning yang sederhana, bersih dengan navigasi yang mudah tapi kaya fitur. Versi gratisnya aja udah mendukung format cakram Blu-Ray, bisa juga untuk membakar file ISO. Gratis & Tanpa Adware, Spyware, ataupun banner^^

Sony Perlihatkan Walkman Layar Sentuh

Sony siap mendebutkan sebuah Walkman drag and drop berkapasitas 16 dan 32GB di acara Consumer Electronics Show (CES) 2009. Produk yang akan dirilis kali ini adalah Walkman pemutar musik, video dan foto paling canggih yang pernah dirilis Sony. Selain wifi, Walkman baru ini juga akan datang dengan fitur layar sentuh WQVGA.

Layar sentuh Walkman ini tidak menggunakan LCD seperti kebanyakan produk, melainkan layar OLED yang sangat terang dengan contrast ratio sekitar 10.000. Kapabilitas layar OLED untuk menampilkan warna jauh di atas kebanyakan LCD dan hal ini berarti pengguna dapat melihat warna yang 100% akurat dari berbagai sudut.

Walkman dengan layar sentuh

Walaupun sebagian besar dari struktur menu Walkman maish dipertahankan di model baru ini, beberapa fitur menarik baru telah ditampahkan. Contohnya saat mendengarkan lagu pengguna dapat mengklik nama penyanyi dan melihat video musik dari penyanyi yang sama di YouTube melalui wifi. Ada juga ikon YouTube di layar utama yang memungkinkan pengguna akses ke pencarian dan memutar video YouTube mirip seperti apa yang ditawarkan iPhone/iPod Touch, begitu juga dengan sebuah browser walaupun dukungan Flash masih belum dapat dikonfirmasikan.

Terlebih lagi Walkman ini juga akan mampu berlangganan ke RSS audio dan video untuk mendapatkan konten terbaru melalui WiFi. Walkman ini mendukung format audio MP3, WMA, AAC, PCM dan video AVC (h.264), MPEG-4 dan WMV.

Walkman ini juga mengemas fitur pencarian yang berguna untuk mencari informasi lebih lanjut tentang artis dan membeli CD penuh melalui Amazon. Sebuah amplified juga sudah dikemas ke dalam pemutar lagu terbaru dari Sony ini berikut sistem noise canceling untuk kualitas suara optimal.

Virus Facebook Menyebar

"Koobface" adalah nama dari Trojan yang belakangan ini menyerang Facebook yang juga disebut beberapa orang sebagai virus Facebook. Namun tampaknya sebutan tersebut harus segera diganti karena worm tersebut kini sudah menyebar di luar Facebook untuk menyerang situs jejaring sosial seperti Bebo, MySpace, Friendster, MyYearbook, dan Blackplanet.
Mengenai Koobface
Sekali sebuah komputer terinfeksi Koobface, ia akan mulai menyebar mengirimkan pesan kepada pengguna yang ada dalam daftar teman Anda. Komentar tersebut datang dari pengguna yang terinfeksi dengan pesan-pesan seperti: "Are you sure this is your first acting experience?", "impressive. I'm sure it's you on this video", "How can anyone get so busted by a spy camera?" dan "You're the whole show! i'm admired with you." Biasanya mereka meminta Anda untuk mengklik link yang sudah mereka sediakan.

Link tersebut biasanya membawa Anda pada sebuah situs yang seolah-olah menawarkan sebuah download video dari "YouTube," namun kemudian mengatakan Anda memerlukan instalasi versi baru dari Adobe Flash Player untuk dapat melanjutkan. Tentu saja, jika Anda mengklik tombol, Anda akan segera terinfeksi. Pengguna yang terinfeksi kemudian diarahkan pada situs yang penuh malware saat mereka menggunakan mesin pencari.
Situs Jejaring Sosial Akan Menjadi Wadah Pembiakan Baru bagi Virus
Koobface mungkin bukan merupakan malware pertama yang menyerang situs jejaring sosial, namun ia telah menyebar begitu luas, bahkan kini telah menjadi 1 persen dari seluruh malware yang diblokir ScanSafe, kata peneliti ScanSafe Mary Landesman.

Yang lebih mengerikan dari penyebaran Trojan ini bukanlah worm itu sendiri, namun caranya menyebar. Selama bertahun-tahun orang-orang telah belajar bagaimana mencurigai sebuah pautan (link) atau attachment dalam email mencurigakan, sheingga si pencipta virus coba melakukan serangan lain: melalui situs jejaring sosial. Di sini, para pengguna masih merasa nyaman dan aman.

Menurut Graham Vluely, konsultan teknologi senior dari Sophos," faktor penentu yang membantu spam menyebar di situs jejarng sosial adalah karena para pengguna akan membuka pesan yang mereka terima dari seseorang yang mereka kenal. Rata-rata pengguna akan berhati-hati saat menerima pesan di Inbox mereka, namun lebih percaya jika pesan tersebut datang dari Facebook.

Pesan disini cukup jelas -- para pengguna perlu berhati-hati." Cluely mengatakan bahwa situasi akan bertambah buruk tahun depan. Akan ada lebih banyak serangan dan mereka akan semakin canggih.

LIMA MITOS PENGHEMATAN ENERGI DI PC

Mematikan PC saat tidak digunakan dapat menghemat biaya energi yang dikeluarkan perusahaan sekaligus lebih ramah lingkungan. Faktanya, Star memperkirakan organisasi dapat menghemat $25 sampai $75 per PC per tahun melalui manajemen daya PC atau bahkan lebih. Menurut laporan terkini dari Forrester yang berjudul "How Much Money Are Your Idle PCs Wasting?" manajemen daya PC membantu General Electric dan Dell menghemat $2,5 juta dan $1,8 juta per tahun. Hal tersebut juga menghasilkan penurunan emisi CO2.

Jadi mengapa ada banyak perusahaan yang ragu-ragu dalam mengimplementasikan manajemen daya PC? Mungkin beberapa perusahaan terpengaruh oleh mitos manajemen daya PC. Forrester menyebutkan lima mitos tersebut dalam laporannya.

Mitos No.1: daya yang digunakan saat PC pertama kali dinyalakan sangat besar dan menetralisir penghematan energi yang didapat dari mematikan PC. Forrester menjelaskannya sebagai berikut: rata-rata desktop menggunakan daya sebesar 89 watt per jam. Jika dibiarkan menyala semalaman, maka PC tersebut mengkonsumsi 1.42 kW. Tidak mungkin PC saat pertama kali dinyalakan menggunakan daya sebesar itu.

Untuk menyamai daya yang dihemat PC Anda harus menggunakan daya sebesar 17 kWh atau sama dengan 44 server HP DL580 pada utilisasi 100 persen.

Mitos No.2: screen saver menghemat energi. Walaupun terkadang cukup menghibur, screen saver sebenarnya tidak menghemat energi. Sebagaimana dicatat dalam laporan, "beberapa screen saver bergambar mengkonsumsi daya seperti layaknya sebuah PC yang aktif.

Screen saver kosong sedikit lebih baik, namun sebagian besar screen saver tidak menghemat konsumsi daya kecuali apabila layar benar-benar dimatikan dan pada laptop, matikan backlight. Pendek kata, lebih baik membiarkan PC berada pada low power state daripada menjalankannya dengan screen saver.

Mitos No.3: Menyalakan dan mematikan PC akan mengurangi kinerja dan masa hidupnya. Dahulu kala, mungkin kalimat tersebut ada benarnya, namun hari ini perangkat keras modern sudah tidak terpengaruh. Laporan Forrester menyebutkan penemuan dari the Rocky Mountain Institute: "Komputer modern didesain untuk mengatasi 40.000 siklus on/off sebelum akhirnya rusak, dan Anda tidak akan mencapai angka tersebut mengingat masa penggunaan komputer hanya berkisar antara 5 sampai 6 tahun saja. Malahan, IBM dan Hewlett Packard mendorong karyawan mereka untuk mematikan komputer yang tidak dalam keadaan terpakai dan sebuah studi mengatakan bahwa dibutuhkan siklus on/off setiap 5 menit untuk merusak hard drive.

Laporan tersebut juga mengatakan "mamatikan komputer Anda justru memperpanjang umur komputer karena mengurangi debu yang tersedot ke dalam yang biasanya menyebabkan panas yang berlebih pada sebagian besar sirkuit motherboard."

Mitos No.4: Saya tidak dapat mengaplikasikan update PC yang sedang berada dalam kondisi low-power. Tidak sulit membangunkan PC untuk keperluan update dan backup.

"Hal ini sering dilakukan melalui teknologi WOL (Wake on LAN) -- sebuah standar Ethernet yang memungkinkan PC dibangunkan dari kondisi bertenaga rendah setelah menerima sebuah paket tertentu dari jaringan. Sebagai alternatif, fitur hardware tertentu seperti Intel vPro juga menawarkan fungsi sejenis tanpa menggunakan standar WOL," menurut laporan tersebut.

Mitos No.5: Pengguna PC tidak suka menunggu waktu yang hilang saat PC dikonfigurasi. The Forrester mengakui bahwa pengguna biasanya memiliki kesabaran terbatas, namun, mereka menyarankan bahwa "komplain dari pengguna dapat diminimalisir dengan mengkomunikasikan keuntungan finansial dan lingkungan dari manajemen daya PC."

Template by : kendhin x-template.blogspot.com